Review Resident Evil 2 Sebuah Game Remake yang Sempurna

Posted on

Seri game Resident Evil atau diketahui dengan nama lain Biohazard kemungkinan telah menempel di pikiran beberapa fans game horror. Game garapan Capcom ini pertama-tama mengawali kiprahnya di tahun 1996 untuk basis PlayStation, selanjutnya mengejar untuk Sega Saturn satu tahun setelah itu. 

Semenjak judul pertama kalinya melaju, waralaba Resident Evil langsung mendapatkan sambutan yang hangat di golongan gamer. Mengangkat topik seram zombie, Resident Evil sukses jadi game yang buat bulu kuduk merinding.

Sukses dengan Resident Evil 1, 2 tahun selanjutnya atau seputar tahun 1998 Capcom meluncurkan sekuel berjudul Resident Evil 2. Tidak sama dengan Resident Evil 1 yang mengusung cerita Chris Redfield serta Jill Valentine dalam suatu mansion, Resident Evil 2 justru bercerita penjelajahan Leon S. Kennedy serta Claire Redfield, adik dari Chris Redfield.

Dapat disebut judul ke-2 ini jadi salah satunya judul paling baik Resident Evil. Serta sesudah sekian tahun dikeluarkan game ini tetap mendapatkan tempat di hati gamer. Dapat dibuktikan saat Capcom memberitahukan pertama-tama akan membuat versus remake seputar empat tahun lalu, nampak ketertarikan dari fans yang demikian tinggi.

Lihat apresiasi yang tinggi sekali itu lah, karena itu Capcom juga berasa jika ketetapannya untuk bikin remake ini akan sukses. Nah, lalu apa ketetapan yang diambil Capcom itu betul? Silahkan saling kita baca ulasan Resident Evil 2 Remake di bawah ini!

Review Resident Evil 2 Remake

Walau mengangkat ide ‘remake’, Capcom masih menjaga jalan cerita di Resident Evil 2 Remake ini. Game ini dapat disebut jadi panggung pertama atau kiprah Leon serta Claire, sebelumnya setelah ada Chris, Jill, Barry Burton, serta Albert Wesker di judul pertama.

Di sini Leon berperanan untuk seorang polisi baru atau rookie yang mengawali pekerjaan pertama kalinya di Raccoon City. Saat akan masuk kota, Leon juga pernah singgah terlebih dulu ke satu tempat pemenuhan bahan bakar.

Disana dia merasai ada yang ganjil dengan situasi dan kondisi di seputar tempat pemenuhan bahan bakar. Ingin tahu dengan yang berlangsung, dia juga cari tahu serta menyelidiki apakah yang berlangsung. Tetapi, apakah yang ditemukan membuat dia kaget bukan main, yaitu seorang pria yang sedang terserang oleh zombie.

pemenuhan bahan bakar

Dalam tempat ini kali pertamanya berjumpa dengan Claire. Adik dari Chris ini rupanya sedang di perjalanan ke arah Raccoon City. Arah Claire sendiri ke Raccoon City tidak lain ialah ingin cari kehadiran si kakak yang hilang contact sesudah insiden di mansion (Resident Evil 1).

Berdua dengan Claire, Leon juga putuskan untuk ke tempat RPD (Raccon Police Department). Belum sampai ke arah, Leon serta Claire harus terpisah ditengah-tengah perjalanan. Kedua-duanya setuju untuk berjumpa di RPD yang rupanya situasi disana tidak seaman yang dipikirkan.

Akhirnya, mereka berdua hadapi keadaan yang cukup susah. Di satu bagian mereka harus bertahan hidup dari gempuran zombie serta monster, tetapi mereka dilanda ingin tahu siapa dalang dibalik semua kericuhan ini. Ditengah-tengah perjalanan Leon juga berjumpa dengan Ada Wong, seorang wanita mirakelus yang akui dari FBI.

Menurut pembicaraan Ada, kericuhan ini semua dikarenakan oleh satu perusahaan farmasi besar namanya Umbrella Corporation. Leon yang tengah bingung, pada akhirnya mengikuti kemauan Ada untuk ke arah tempat Umbrella Corporation yang terdapat di bawah tanah untuk mecari G-Virus.

Lalu apa Leon serta Ada sukses memperoleh G-Virus? Bagaimana juga nasib Claire? Silakan cari info sendiri dengan mainkan game ini.

Lebih menyeramkan

Tidak disangkal jika Capcom sukses menyulap game seram classic ini jadi satu game seram yang menakutkan. Saya sendiri untuk pemain seringkali kaget dengan kehadiran zombie yang ada dengan cara mendadak. Walau sebenarnya saya mainkan game ini tidak memakai headset.

Salah satunya trick supaya game ini berasa menakutkan dengan mengganti pemikiran cameranya. Bila kamu masih ingat, Resident Evil 2 versus asli menyuguhkan permainan dengan pojok camera yang final. Walau masih tampil dengan grafis yang seadanya atau bagus di jamannya, bermain Resident Evil 2 di saat itu tidak lepas dari perasaan tegang.

Serangan zombie di Raccoon City

Ini sebab kamu kemungkinan tidak dapat bisa menerka apakah yang menantimu di muka serta dibalik pintu yang kamu membuka. Nah, Capcom juga ternyata tidak mau peristiwa mencekam itu hilang. Sebab mustahil untuk memakai pojok camera yang sama, Capcom selanjutnya menggantikan dengan memakai pojok camera over-the-shoulder atau lewat pundak.

Pojok camera semacam ini pertama-tama digunakan Capcom di judul Resident Evil 4. Dengan bekal engine RE Engine, Capcom memperlihatkan kekuatannya untuk menyulap Raccoon City serta tempat RPD untuk tempat yang menakutkan.

Triknya dengan mendatangkan dampak suara yang mencekam ditambah lagi penerangan yang seadanya. Ya, jika di versus usang tempat RPD nampak jelas, karena itu di Resident Evil 2 Remake ini malah penerangan dibikin seadanya, meskipun ada banyak titik yang jelas.

Harus disadari jika tehnologi RE Engine yang digunakan oleh Capcom ini benar-benar mengagumkan. Mereka serta dapat membuat bayangan yang buat kamu kaget. Kecuali visual, audio di game ini pantas dapat acungan jempol. Suara petir serta hujan yang berlangsung di luar tempat RPD meningkatkan atmosfir game ini horor.

Zombie yang lebih membandel

Resident Evil awalannya memang sama dengan zombie, meskipun di beberapa seri selanjutnya Capcom berusaha untuk mendatangkan lawan di luar dari zombie. Tetapi, untuk judul pertama s/d ke-3 ini Capcom memang menitik beratkan pada lawan berbentuk zombie.

Kemungkinan yang berada di dalam benakmu saat lihat figur zombie ialah kamu harus melumpuhkannya dengan menembaknya dibagian kepala, kan? Ya, langkah melumpuhkan zombie semacam itu sudah jadi adat di beberapa seri zombie yang lain, termasuk juga di film.

Zombie Bandel

Namun, zombie di Resident Evil 2 Remake ini dibikin semakin beresiko serta bandel. Bandel di sini dalam pengertian ialah mereka tidak lumpuh saat itu juga walaupun kamu telah melepas timah panas ke sisi kepala. Perlu seringkali shooting di kepala supaya zombie jatuh.

Berapakah kalinya bergantung dari tingkat kesusahan yang kamu pilih. Bila kamu pilih model Assisted, karena itu melumpuhkan zombie cukup 3x tembak di kepala. Tetapi, jika model Normal dapat lima sampai 6x shooting baru zombie jatuh! Entahlah bagaimana bila mainkan model yang semakin susah dari Normal, memikirkannya saja telah buat bergidik.

Juga telah jatuh, jangan mengharap zombie itu akan betul-betul tidak bergerak. Sebab pengalaman dari kami bermain model Normal, saat kamu melalui tempat itu karena itu zombie itu akan bangkit kembali serta menyerangmu.

Kamu yang tidak terlatih dengan tembak over-the-shoulder atau kurang mahir dalam mengincar senjata, seharusnya memakai model Assisted. Sebab bila kamu mainkan model Normal, pasti peluru kamu akan terbuang dengan percuma. Walau sebenarnya, di model Normal, peluru ialah sumber yang benar-benar susah didapatkan.

Model Normal

Di model Assisted kemungkinan kamu akan berasa kelebihan peluru. Tetapi, di model Normal, cari peluru bak cari jarum di atas tumpukan jerami. Satu atau dua peluru kemungkinan benar-benar bermakna. Serta dengan susahnya menggulingkan zombie, ditambah mereka kemungkinan kembali bangkit, karena itu kamu akan memikir untuk seharusnya hindari saja.

Masih bicara zombie, Capcom betul-betul detil dalam mengerjakan design zombie, dari mulai zombie masyarakat sipil sampai zombie polisi dibikin dengan menakutkan. Tiap letusan shooting yang tentang badan beberapa zombie dibikin detil, sampai kaki serta tangan yang putus. Nah, ini dapat juga jadi langkah untuk melumpuhkan zombie, yaitu dengan tembakkan kaki hingga akan perlambat mobilitas zombie itu.

Sistem permainan yang berbeda

Skema permainan dalam Resident Evil 2 Remake ini dibikin tidak sama yang aslinya. Bila dahulu buka pintu akan dibikin lamban dengan adegan pintu yang terbuka, karena itu sekarang kamu tinggal menerabas masuk saja.

Beberapa skema yang berada di dalam Resident Evil 7 dibawa masuk ke game ini. Misalnya kamu perlu pemotong rantai untuk memangkas rantai yang memblok pintu. Kamu serta perlu potongan papan untuk memblok zombie masuk dari jendela.

Ada pula skema racikan bubuk mesiu yang jika digabungkan satu dengan lain akan mencipakan stol senjata. Nah, yang buat beda lagi ialah tanaman atau Herb. Tanaman di Resident Evil 2 Remake terdiri jadi tiga, yaitu hijau, merah, serta biru.

Di sini Capcom memberikan tambahan komponen buff di tanamannya. Jika dahulu Blue Herb digunakan untuk mengobati toksin, karena itu bila kamu menggabungkan di antara R+B atau G+R+B maka jadi buff yang dapat meningkatkan defense kamu pada gempuran monster kuat seperti Tyrant atau Licker.

Proses puzzle sebagai salah satunya ciri game Resident Evil juga masih didatangkan di sini. Namun puzzle di game kesempatan ini dibikin sedikit tidak sama dari aslinya. Merusakkannya kemungkinan tidak membuat gamer pusing. Namun kamu kemungkinan berasa deg-degan sebab waktu cari item diimbangi dengan gempuran Tyrant.

Kesimpulan

Usaha Capcom dalam menbuat satu game remake di sini pantas diacungi dua jempol sekaligus juga. Walau Capcom mengadopsi game usang yang kemungkinan sebagian besar gamer sempat memainkannya. Game ini menjadi satu game baru yang harus dimainkan.

Lepas dari pokok narasi yang sama, Capcom di sini dapat mengepak game ini dengan instruksi yang baru. Sensasi nostalgia masih kamu alami di game ini, tetapi dengan pendekatan yang lain. Untuk contoh saat Claire serta Leon terpisah, adegan tersetut dibikin sama yaitu sebab hantaman truk.

Namun, pengemasan adegan dibikin tidak sama hingga kamu tidak berasa jemu. Beberapa tempat yang ikonik dibikin tidak sama pemikiran. Bila dahulu lapangan basket serta bis berisi zombie dilalui oleh Leon, karena itu sekarang gantian Claire yang merasai hal tersebut.

Pada dasarnya, kamu tidak dapat sok tahu dengan yang kamu alami di game sebelumnya yang saat ini. Karena itu, kamu juga tetap akan merasai sensasi mendebarkan sampai melonjak terkejut dengan mainkan game ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *